h1

Penerbangan Langsung RI – Rusia Mulai 2009 Akan Tingkatkan Pariwisata

February 20, 2009

images3

Walaupun Sidang Komisi Bersama RI- Rusia mulai berlangsung pada Hari Raya Idul Adha yang lalu, 8 Desember 2008 namun hal ini tidak mengurangi semangat kedua delegasi untuk membicarakan aspek-aspek peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Duta Besar Retno L. P. Marsudi, Dirjen Amerika dan Eropa – Deplu RI, didampingi adalah Duta Besar Hamid Awaluddin dan Sekjen Depbudbar RI, Wardiyatmo. Topik yang menjadi pembicaraan hangat adalah kerjasama pariwisata selain beberapa topik lain seperti perhubungan udara, perdagangan, investasi, dan pendidikan. Salah satu target Sidang Komisi Bersama yang berlangsung pada 8 – 9 Desember 2008 di Moskow ini adalah negosiasi akhir mengenai penerbangan langsung antara dua negara, sehingga pada tahun 2009 penerbangan langsung tersebut dapat terlaksana. Selama ini para wisatawan Rusia yang akan berlibur ke Indonesia menggunakan pesawat sewaan (chartered flight) atau menggunakan operator penerbangan asing. Untuk mensinergikan antara penerbangan langsung dan upaya menarik wisman Rusia tersebut, Sekjen Depbudpar RI, Wardiyatmo mengusulkan adanya promosi tiga bulan pra inagurasi serta pertemuan intens antara berbagai tour operators baik di Rusia maupun di Indonesia.”Dengan demikian, maka sarana di tempat tujuan dan wisatawan (pasar) akan memiliki kesiapan yang optimal. Jangan hari ini launching pasar baru tahu,” katanya. “Sampai dengan Desember 2008, terdapat catatan tidak resmi yang menyebut lebih 50 ribu turis Rusia datang ke Bali, atau meningkat 34% dibanding tahun sebelumnya. Bila penerbangan langsung bisa terlaksana tahun depan, tidak mustahil jumlah itu bisa melonjak minimal dua kali lipat,”ujar Wardiyatmo. Duta Besar Hamid Awaluddin memberikan catatan, bahwa sudah saatnya Budpar lebih mempersiapkan tujuan wisata selain Bali. Promosi besar-besaran tentang 10 tujuan wisata beyond Bali di Rusia harus dilaksanakan pada tahun 2009 mendatang. Kesempatan ini mesti diraih dengan membuat promosi yang terintegrasi yang ditujukan bagi wisatawan Rusia. KBRI Moskow siap untuk membantu dengan segala daya bagi peningkatan kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia. Kerjasama Kebudayaan Dalam rangka memperingati hubungan diplomatik kedua negara disepakati pelaksanaan pameran budaya Rusia di Indonesia dan promosi pariwisata Indonesia di Rusia. Kedua belah pihak sepakat, peningkatan hubungan dua negara dapat ditingkatkan melalui mekanisme people-to-people contact. Adapun media yang dinilai paling efektif adalah budaya. Menurut Yarochkin, Ketua Federal Tourism Agency of Russian Federation, masih banyak orang Rusia yang belum mengenal Indonesia, begitu juga sebaliknya. Untuk itu disarankan adanya suatu joint cultural activities di kedua belah pihak. Disepakati, Pemerintah Rusia akan mengadakan Russian Day di Indonesia (Jakarta, Jogjakarta dan Bali) pada tahun 2009. Di sisi lain, akan ada Indonesian Day paling tidak di Moskow dan Petersburg pada tahun berikutnya. Duta Besar Retno L.P. Parsudi menyambut dengan antusias upaya bersama tersebut yang dinilai dapat lebih mengeratkan kedua bangsa. Semangat untuk menciptakan kebersamaan antara keduanya semakin hari semakin besar yang termanifestasikan dalam bidang perdagangan, investasi dan turisme. “Rusia baru jelas merupakan salah satu target utama kerjasama Indonesia,” ujarnya. “Aneka kegiatan budaya Indonesia di Rusia akan ditepatkan waktunya dengan momentum ulang tahun hubungan diplomatik kedua negara ke-60 yang jatuh tahun 2010. Deplu, Budpar bersama KBRI Moskow akan bergandengan tangan dalam merancang kegiatan promosi akbar di berbagai kota di Rusia. Sedangkan tahun 2009 kita pakai untuk warming up,” tambahnya. Sebagai catatan, di bidang budaya dan pendidikan, KBRI Moskow sedang menggalakkan kerjasama melalui kerjasama antar universitas. Universitas Negeri Politeknik St. Peterseburg segera bekerjasama dengan UI, ITB dan UGM. Universitas teknik terbaik di Rusia, Bauman, siap menerima 5 mahasiswa Indonesia melalui mekanisme beasiswa, sedangkan RUDN membidik UNPAD Bandung. Selain itu, kota St. Petersburg juga sangat antusias menjalin “sister city” dengan Jogjakarta. (Sumber: KBRI Moskow)Ss

5 comments

  1. petromak


  2. terang dong


    • terang banget mas…., sampai jadi silau man….,


  3. hi, lagi sekolah yah ?


  4. Ada yang bagus untuk PNS Dephan di sini
    Semangat….



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: